Obat Alami DBD dari Bogor Sehat

Sukaraja (BogorSehat) - Berdasarkan pengalaman dari seorang anak laki-laki yang telah sembuh dari penyakit demam berdarah.

Setelah sebelumnya mengalami masa kritis di ICU ketika trombositnya mencapai angka 15 dan menghabiskan 15 liter tranfusi darah.

Ayah dari anak tersebut mendapatkan rekomendasi dari temannya tentang *Juice Daun Pepaya Mentah.*

Setelah minum juice tersebut, trombosit temannya yang semula 45 dengan 25 liter tranfusi darah naik dengan cepat menjadi 135.

Hal ini membuat dokter dan perawat terkejut.

Bahkan keesokan harinya, temannya itu sudah tidak diberikan tranfusi lagi.

Cara membuat Juice tersebut:

*2 helai daun pepaya dibersihkan, ditumbuk dan diperas dengan saringan kain*.
Akan didapatkan *1 sendok makan per helai daun.*
Takarannya 2 sendok makan 1 kali sehari.

       Perhatian :
Daun jangan dimasak, direbus atau dicuci dengan air panas karena khasiatnya akan hilang.

Ingat:
hanya daunnya saja, bukan batangnya atau getahnya.

*Rasanya memang pahit sekali, tetapi tetap harus diminum.*

Pengalaman lain tentang juice daun pepaya mentah ini didapat oleh seseorang dengan kondisi yang sangat parah.

Orang ini keadaannya *sangat kritis, di mana paru-parunya telah mulai diisi air*
Karena angka trombositnya yang sangat rendah.

Sampai-sampai dia kesulitan untuk bernafas.

Dokter hanya bisa berkata bahwa kekebalan tubuhnya yang akan bisa membuat dia bertahan.

Untungnya, ibu mertua dari pasien tersebut mendengar tentang juice daun pepaya mentah tersebut.

Setelah diberikan kepada pasien, keesokan hari, trombositnya mulai naik dan demamnya mulai hilang.

Juice itu terus diberikan dan 3 hari berikutnya dia dinyatakan sembuh.

*Mohon Tdk Keberatan Mau dikirim ke grup2/Kontak2 yang anda punya*  
karena belakangan ini banyak sekali kasus2 penyakit demam berdarah. Semoga Cucok & bermanfa'at sebagai pengobatan alternatif 🙏🙏
*Indahnya berbagi* 👍👍

Sumber : Sate Jawa - Warta WA Terkini
Foto : Istimewa

5 Resep untuk Atasi Radang Prostat

Bogor (BogorSehat) - Prostat adalah sebuah kelenjar yang dimiliki pria, dan terletak pada pangkal zakar, mengelilingi leher kandung kemih dan urethra (saluran kemih bagian luar).

Terjadinya Radang Prostat disebabkan karena perubahan hormonal dihidrotestosterm di dalam jaringan kelenjar prostat, yang meningkat pada usia 40 tahun ke atas.

Peningkatan hormon tersebut, pada umumnya dikarenakan oleh pertambahan usia, serta turunnya fungsi penguraian, sehingga ukuran prostat terus bertambah, yang mengakibatkan susah kencing, sehingga urine yang dikeluarkan akan menjadi sarang bakteri, dan menybabkan  radang prostat.

Inilah 5 resep untuik atasi Radang Prostat : 

Resep 1
Bahan: 
  • 10-15 gr sambiloto, 
  • 60 gr akar alang-alang

Pemakaian: 
  • Rebus semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc.
  • Saring, 
  • Minum dua kali sehari, masing- masing 150 cc.


Resep 2
Bahan: 
  • 60 gr krokot segar, 
  • 30 gr pegagan, 
  • 15 gr daun dewa

Pemakaian: 
  • Rebus semua bahan dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc.
  • Saring, 
  • Mminum dua kali sehari, masing-masing 200 cc.

Resep 3
Bahan: 
  • 15 gr benalu teh, 
  • 5 lembar daun sambung nyawa, 
  • 5 gr temulawak

Pemakaian: 
  • Rebus semua bahan dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, 
  • Saring dan endapkan.
  • Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas sesudah makan.

Resep 4
Bahan:
  • 10 gr sang piao xiao, 
  • 8 gr ren sen, 
  • 6 gr dang gui,
  • 6 gr yuan zhi, 
  • 6 gr fu shen, 
  • 12 gr gui ban, 
  • 6 gr shan yao, 
  • 3 buah da zao, 
  • 6 gr gan cao, 
  • 6 gr shan zhu yu

Pemakaian: 
  • Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
  • Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. 
  • Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.

Resep 5
Bahan: 
  • 20 gr rehmannia glutinosa, 
  • 10 gr ubi jalar cina, 
  • 10 gr dogwood tree, 
  • 6 gr alisma plantago, 
  • 6 gr tuckahoe, 
  • 6 gr tree peony, 
  • 3 gr kayu manis, 
  • 10 gr achyranthes bidentata, 
  • 10 gr plantain, 
  • 3 gr aconitum.

Pemakaian: 
  • Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
  • Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. 
  • Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.


Catatan: 
  • Pilih salah satu ramuan dan lakukan secara teratur.
  • Panci untuk rebus ramuan jangan yang berbahan alumunium. 


Sumber : Berbagai Sumber di Internet sebagai referensi (Situs Online Google, Wikipedia, Facebook, Blogspot, Wordpress, Kompasiana, dlsb)

Sumber : jakartasehat.pedia.web.id

Cuci Darah dengan Biji Alpukat

Bogor, (BogorSehat) - Jika Ginjal Anda divonis untuk melakukan cuci darah, jangan buru buru cuci darah !!!
Mungkin cara alami yang ini dapat dicoba terlebih dahulu....

Cara mengkonsumsi BIJI ALPUKAT.
  1. Biji alpokat diiris kecil-kecil lalu jemur sampai kering (spt kerupuk )
  2. Lalu digiling sampai halus
  3. Ambil serbuknya, sedu seperti kita membuat kopia atau teh
  4. Minum seperti kita minum kopi, 3 x sehari
  5. Minumlah sampai kembali normal.
Biji alpukat merupakan bahan herbal yang memiliki manfaat, diantaranya adalah untuk menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menurunkan lemak pada darah. Ketiga manfaat tersebut sudah dibuktikan dalam penelitian yang menggunakan sampel berupa tikus.

*Semoga info ini cocok dan  bermanfaat*

Sumber : Warta WA Terkini
Foto : Istimewa

Sobat suka dengan artikel" di Bogor Sehat silahkan Bookmark

Kulit Semangka Melawan Darah Tinggi

Bogor, (BogorSehat) - Melawan Darah Tinggi dengan Kulit Semangka, hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan baru – baru ini, ternyata kulit semangkah sangat bermanfaat . dan dapat menyembukan sedikitnya 5 macam penyakit .
Antara lain: Darah Tinggi, coba keringkan kulit semangka kemudian tumbuk halus .
Setiap hari, gunakan 20 gram kulit semangka yang telah ditumbuk, kemudian direbus dengan air secukupnya. Jika anda rutin melakukannya selama satu bulan bisa meredakan darah tinggi. Sedangkan untuk penyakit lainnya, cobalah memotong kecil kulit semangka, lalu dimasak menjadi adonan dan simpan dalam botol kaca yang ditutup rapat .

Bagi anda yang menderita radang ginjal, sulit buang air kecil, sulit buang air besar kronis, dan penyakit gembur – gembur, dianjurkan memakan adonan itu satu sendok makan sehari sebelum sarapan selama sebulan.

Sumber  : Berbagai Sumber
Foto : Istimewa

Bawang Merah Melawan Virus & Bakteri

Bawang Merah Kupas
Klapanunggal (BogorSehat) - Kupas bawang merah, jika ingin langsung dikonsumsi, karena kalau tidak, bawang merah akan menjadi racun bagi kesehatan kita. Mengapa?

Bawang merah yang sudah terkelupas menyerap Virus dan Bakteri ke dalam dirinya, lalu membunuhnya.

Intinya, janganlah menyimpan bawang merah mentah yang sudah dikupas, walaupun dalam lemari es, karena hal ini sama saja dengan Anda menyimpan Kuman dalam lemari es Anda. 

Kesimpulannya, bahwa bawang merah mentah yang telah dikupas adalah magnet kuat bagi kuman. 

Hal ini ditemukan secara tidak sengaja....

Saat epidemi influenza melanda di berbagai penjuru dunia, seorang Dokter memperhatikan 

"Ada sebuah keluarga yang sama sekali tidak tersentuh oleh demam influenza" 

Ketika ia mengunjungi keluarga tersebut,  sang dokter tersebut menemukan, bahwa keluarga ini setiap hari meletakan bawang merah yang sudah dikupas di piring, dan meletakkannya di setiap kamar rumahnya. 

Sang dokter mencoba bereksperimen dengan salah satu piring dengan metoda bakteriologis yang semestinya, maka ia menemukan bahwa seluruh permukaan bawang tersebut penuh dengan virus influenza yang sudah inaktif alias mati.

Jadi tempatkanlah beberapa butir bawang merah yang telah dikupas dalam sebuah mangkuk, tempatkan di kamar tidur dan ruang keluarga. 

Ganti setiap hari, maka Anda akan terbebas dari virus dan bakteri.

Contoh lain, ada seorang penderita radang paru-paru  berat (Pneumonia) yang mencoba menjalani perawatan bawang merah.

Dengan cara :

Ambil sebutir bawang merah, iris kedua ujungnya. 

Salah satu ujungnya dicocok dengan tusuk gigi, lalu tangkai
tusuk gigi dimasukkan ke sebuah botol agar dapat berdiri. 

Letakan di samping ranjang penderita semalaman,  paginya bawang merah berubah menjadi kehitaman, karena sudah dipenuhi oleh kuman. Lalu buang, dan ganti dengan yang baru. Apa yang terjadi?

Penderita lebih cepat sembuh. 

Sumber : Dari berbagai sumber
Foto : Istimewa