Sapto Satrio Mulyo : Kembali ke Kearifan Lokal

Dengan dikelola secara profesional yang berkearifan lokal, maka Bogor akan Sehat (Sejahtera Aman Tentram) yang berkelanjutan

Sabtu, 13 Mei 2017

10 Tanaman Pengganti Deodorant

  • Daun sirih (Piper Betle). Sudah sejak lama dikenal berkhasiat sebagai antiseptic juga mengandung zat-zat aktif yang mampu mengusir bau badan yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Mengandung bahan kimia di dalam minyak atsirinya : antaralain; kadinen, kavikol, seneol, eugeol, karvakol dan zat samak. Cara pakai : Beberapa helai daun sirih direndam dalam air panas, setelah dingin airnya diminum. Atau daun sirih dihaluskan bersama kapur sirih lalu di oleskan di ketiak.
  • Daun Bluntas (pluchea Indica). Biasa ditanam sebagai tanaman pagar dan mempunyai sifat khas berbau langu dan rasanya getir. Daun dan bunga bluntas mengandung alkali yang bertindak sebagai antiseptic. Kandungan kimia antaralain; amino (leusin, isoleusin, triptofan, treoin), lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan C. Cara Pakai : dimakan sebagai lalap mentah atau dikukus, boleh juga minum rebusan airnya. Efek samping : dapat menurunkan suhu tubuh dan mendinginkan badan, dengan begitu banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun.
  • Daun kemangi (Ocimun Balisicum). Mengandung antiseptic. Cara pakai : Dilalap mentah. Efek samping : meningkatkan selera makan. Jika dikonsumsi 1 genggam pagi dan sore selama masa haid maka BB yang sering menghinggapi perempuan haid akan berkurang.
  • Rimpang Temulawak (Cucurma Xanthorrhiza). Kandungan kimia antaralain; sapomin, flavioinoida dan minyak atsiri. Cara Pakai : minum rebusan rimpang temulawak yang telah diiris halus, air perasan temulawak parut yang ditambahkan sedikit madu. Parutan rimpang temulawak dapat juga dibalurkan keseluruh hingga mengering.
  • Bunga Kecombrang (Nicolaia sp.). Menganduing Sapomin, flavoinoida dan polif. Cara Pakai : daun muda dan bunga di masak dan dimakan sebagai teman lauk. Di daerah tertentu dimasak sebagai sayur lodeh.
  • Jeruk Purut (Citrus bystrix). Cara pakai : Minum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur dihaluskan bersama dengan air secukupny.
  • Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia). Cara pakai : Air perasan jeruk nipi s dicampur kapur sirih dibalurkan di ketiak.
  • Jahe (zingiber Officinale). Sebagian besar orang India percaya kalau rajin mengkonsumsi Jahe bisa membuat badan sesorang menebarkan aroma sedap. Menurut Pen Chao Cing dari kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe segar dapat dapat menghilangkan bau badan sekaligus mendekatkannya pada aura spiritual. Cara pakai : diminum sebagai Wedang jahe.
  • Ketimun/mentimun (Cucumis sativus). Cara pakai : Sari buah ketimun muda digosokkan ke ketiak setiap habis mandi.
  • Cengkeh (Uegenia aromatica). Cara pakai : beberapa kuntum bunga cengkeh direndam sehingga mengembang kemudian airnya diminum. Efek samping : Air rebusan beberapa kuntum cengkeh dicampur gula merah dapat pula menjadi minuman segar dan menghangatkan dikala hujan.
Sumber : Berbagai Sumber di Internet sebagai referensi (Situs Online Google, Wikipedia, Facebook, Blogspot, Wordpress, Kompasiana, dlsb)

Perlu Dicamkan :
Tumbuhan / Hewan yang disarankan, hanya Tumbuhan Lokal / Hewan Lokal. Hal ini mengingat kandungan Tanaman Lokal / Hewan Lokal yang tumbuh dan hidup di tanah Nusantara yang kaya dengan mineral ini, sangat berpengaruh pada kandungan Tumbuhan / Hewan itu sendiri.

Ingat, betapa Ikan Salmon Atlantik begitu dicari oleh orang-orang yang menginginkan kesehatan bagi matanya
Share:

0 komentar:

Posting Komentar