Rabu, 24 Juli 2019

Cuci Darah dengan Biji Alpukat

Jakarta, (BogorSehat) - Jika Ginjal Anda divonis untuk melakukan cuci darah, jangan buru buru cuci darah !!!
Mungkin cara alami yang ini dapat dicoba terlebih dahulu....

Cara mengkonsumsi BIJI ALPUKAT.
  1. Biji alpokat diiris kecil-kecil lalu jemur sampai kering (spt kerupuk )
  2. Lalu digiling sampai halus
  3. Ambil serbuknya, sedu seperti kita membuat kopia atau teh
  4. Minum seperti kita minum kopi, 3 x sehari
  5. Minumlah sampai kembali normal.
Biji alpukat merupakan bahan herbal yang memiliki manfaat, diantaranya adalah untuk menurunkan kadar gula dalam darah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menurunkan lemak pada darah. Ketiga manfaat tersebut sudah dibuktikan dalam penelitian yang menggunakan sampel berupa tikus.

*Semoga info ini cocok dan  bermanfaat*

Sumber : Warta WA Terkini
Foto : Istimewa

Sobat suka dengan artikel" di Bogor Sehat silahkan Bookmark

Share:

Selasa, 16 Juli 2019

5 Pamakean Kulit Semangka

Melawan Darah Tinggi dengan Kulit Semangka, hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan baru – baru ini, ternyata kulit semangkah sangat bermanfaat . dan dapat menyembukan sedikitnya 5 macam penyakit .
Antara lain: Darah Tinggi , coba keringkan kulit semangka kemudian tumbuk halus .
Setiap hari , gunakan 20 gram kulit semangka yang telah ditumbuk tadi kemudian direbus dengan air secukupnya . Jika anda rutim melakukannya selama satu bulan bisa meredahkan darah tinggi . Sedangkan untuk penyakit lainnya , cobalah memotong kecil kulit semangka lalu dimasak menjadi adonan dan simpan dalam botol kaca yang ditutup rapat .

Bagi anda yang menderita radang ginjal , sulit buang air kecil , sulit buang air besar kronis dan penyakit gembur – gembur , dianjurkan memakan adonan itu satu sendok makan sehari sebelum sarapan selama sebulan.

Sumber  : Berbagai Sumber
Foto : Istimewa

Share:

Sabtu, 30 Maret 2019

Bawang Merah vs Virus & Bakteri

Bawang Merah Kupas
Klapanunggal (BogorSehat) - Kupas bawang merah, jika ingin langsung dikonsumsi, karena kalau tidak, bawang merah akan menjadi racun bagi kesehatan kita. Mengapa?

Bawang merah yang sudah terkelupas menyerap Virus 
dan Bakteri ke dalam dirinya, lalu membunuhnya.

Intinya, janganlah menyimpan bawang merah mentah yang sudah dikupas, walaupun dalam lemari es, karena hal ini sama saja dengan Anda menyimpan Kuman dalam lemari es Anda. 

Kesimpulannya, bahwa bawang merah mentah yang telah dikupas adalah magnet kuat bagi kuman. 

Hal ini ditemukan secara tidak sengaja....

Saat epidemi influenza melanda di berbagai penjuru dunia, seorang Dokter memperhatikan 

"Ada sebuah keluarga yang sama sekali tidak tersentuh oleh demam influenza" 

Ketika ia mengunjungi keluarga tersebut,  sang dokter tersebut menemukan, bahwa keluarga ini setiap hari meletakan bawang merah yang sudah dikupas di piring, dan meletakkannya di setiap kamar rumahnya. 

Sang dokter mencoba bereksperimen dengan salah satu piring dengan metoda bakteriologis yang semestinya, maka ia menemukan bahwa seluruh permukaan bawang tersebut penuh dengan virus influenza yang sudah inaktif alias mati.

Jadi tempatkanlah beberapa butir bawang merah yang telah dikupas dalam sebuah mangkuk, tempatkan di kamar tidur dan ruang keluarga. 

Ganti setiap hari, maka Anda akan terbebas dari virus dan bakteri.

Contoh lain, ada seorang penderita radang paru-paru  berat (Pneumonia) yang mencoba menjalani perawatan bawang merah.

Dengan cara :

Ambil sebutir bawang merah, iris kedua ujungnya. 

Salah satu ujungnya dicocok dengan tusuk gigi, lalu tangkai
tusuk gigi dimasukkan ke sebuah botol agar dapat berdiri. 

Letakan di samping ranjang penderita semalaman,  paginya bawang merah berubah menjadi kehitaman, karena sudah dipenuhi oleh kuman. Lalu buang, dan ganti dengan yang baru. Apa yang terjadi?

Penderita lebih cepat sembuh. 

Sumber : Dari berbagai sumber
Foto : Istimewa


Share:

Minggu, 07 Oktober 2018

Pilih Ketumbar atau pasang Ring Jantung ?

Bogor, (BogorSehat) - Sebelumnya sebagai orang Bogor, semestinya kita tahu dimana banyak ditanam Ketumbar di wilayah Kabupaten Bogor, yakni di wilayah Cipanas.

Berangkat dari cerita pengalaman Om saya, ketika divonis untuk memasang *cincin untuk Jantung* di RS. Pelamonia, yang ditangani oleh   Dr. Hafidz spesialis Jantung.

Namun om saya meminta waktu untuk berpikir terlebih dahulu.
Dalam masa tersebut, Om saya  bertemu dengan temannya, yang kebetulan seorang ahli Farmasi di Jakarta lalu dia menyampaikan Vonis dari Dr.Jantung tsb.

Teman Om saya  menyarankan untuk mengkonsumsi *ketumbar* yang banyak dijual di pasar tradisional.

Alhamdulillah.. Setelah 3 bulan mengkonsumsi *ketumbar* Lalu Om saya kembali konsultasi kembali ke dokter spesialis Jantung di RS. PELAMONIA tersebut.

Dari  hasil pemeriksaan, menunjukkan bahwa  penyumbatan2 telah bersih.
Nasehat inilah yang Om saya sampaikan ketika ada pertemuan keluarga, dan Insya Allah  aman dikonsumsi di segala usia.

Adapun cara mengkonsumsi Ketumbar tersebut, adalah sbb :
Tuangkan ketumbar 1 atau 2 sendok teh
Lalu seduh dengan air panas
Setelah air mengeluarkan zat2nya sekitar 15-20 menit, maka ketumbar boleh disaring, dan airnya diminum.

Om saya minum setiap hari di waktu subuh.

Alhamdulillah.. Saya juga sudah mengkonsumsi selama sebulan ( Januari kemarin )

Biasanya pagi2 kadang masih sering menguap, tapi setelah konsumsi KETUMBAR, maka sudah tidak lagi.

Kata om saya, ketumbar melancarkan penyumbatan2 kolesterol yang ada di saluran peredaran darah.

*Semoga info ini cocok dan  bermanfaat*

Jika suka dengan artikel" di BogorSehat silahkan Bookmark

Tulisan ini sudah pernah tayang di wartawaterkini.web.id
Foto - Istimewa

Sapto Satrio Mulyo
Share: